PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Injil menurut Yohanes dimulai dengan menjangkau suatu kekekalan tentang identitas Yesus “Logos” atau Firman yang adalah masa lalu dan masa depan yang Kekal.
Kitab ini ditulis oleh salah satu murid terdekat Yesus karena di pasal terakhir kitab ini juga disebut sebagai murid yang dikasihi Yesus. Dalam Injil Yohanes ini, Yesus banyak berbicara dengan wejangan-wejangan panjang yang kerap kali sukar diikuti jalan pikiran-Nya.
Tujuan penulisan kitab ini sangat jelas dituliskan yaitu “supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya”. Injil ini menyatakan dengan tegas tentang iman yang harus dimiliki dalam Yesus Kristus.
Jelaslah bahwa Injil ini ditulis untuk membina, memperteguh dan menjernihkan iman kepercayaan pembaca, kepada Yesus Kristus. Hanya melalui iman itu orang bersatu dengan Yesus Kristus untuk menerima kemuliaan dan kekuatan-Nya lewat Roh Kudus dan mendapat hidup kekal.
Perikop pertama kitab ini dibuka dengan pendahuluan yang puitis. Dunia dan segala isinya diciptakan oleh Allah melalui firman-Nya. Firman yang menciptakan itu adalah pribadi Allah. Dia tidak lebih rendah atau berada di bawah Allah. Dia menyatu dan bersama-sama dengan Allah.
Firman sangat berkuasa memiliki daya cipta dan kreasi. Dia mampu menciptakan segala sesuatu, dari yang tidak ada menjadi ada. Dia juga menciptakan dari yang masih kacau dan tidak teratur menjadi tertib dan teratur.















