Dia memberi hidup seluruh ciptaan. Dia mengatur segala zaman dan masa yang terus berputar. Dia juga memberi terang agar kehidupan ciptaan-Nya tidak dikuasai oleh kegelapan. Dia adalah Sumber Hidup dan Terang. Termasuk juga manusia adalah ciptaan-Nya dan diberikan kehidupan oleh-Nya.
Demikianlah Yohanes memperkenalkan Yesus sebagai Pencipta, Sumber Hidup dan Terang bagi segala ciptaan-Nya. Yohanes menyampaikan bahwa Yesus adalah pencipta dan pemilik dunia.
Namun, ketika Ia datang dan berada di dalam dunia, tampilan-Nya tidak megah dan agung yang dapat memberi kesan bahwa Ia adalah seorang Mesias yang berkuasa.
Ia datang dalam kesederhanaan dan bagai seorang lemah serta tidak meyakinkan bagi banyak orang yang sedang menanti kedatangan seorang Mesias. Itulah sebabnya, dunia dan manusia ciptaan-Nya tidak menerima tapi menolak-Nya.
Bisa dibayangkan betapa sakitnya hati Yesus ketika ditolak oleh ciptaan-Nya. Tetapi Ia panjang sabar. Dalam kasih-Nya, Ia terus mencari orang-orang yang mau menerima-Nya.
Dan mereka yang menerima-Nya dan percaya dalam nama-Nya diberi kuasa dan diangkat menjadi anak-anak-Nya serta mengalami kelahiran baru dari Allah.
Sehingga sebagai manusia keselamatan itu hanya semata oleh anugerah Allah di dalam Yesus Kristus, yang datang kedunia, mengangkat manusia dari hukuman kekal dengan karya selamat-Nya lewat pengorbanan Yesus Kristus.















