Seminggu tinggalkan rumah, warga Boyong Pante ditemukan meninggal di perkebunan

Diketahui, almarhum meninggalkan rumah selang seminggu lamanya, dan terakhir terlihat pada 4 Februari 2022, hingga ditemukan sudah meninggal dunia.

“Masyarakat awalnya mencium bau yang kurang enak, setelah ditelusuri ternyata mayat almarhum. Keterangan keluarga menyebutkan bahwa beberapa waktu terakhir ini almarhum pernah mengeluhkan rasa sakit kepala dan pusing,” terang Kapolsek.

Adapun keluarga almarhum telah menyatakan penolakan untuk dilakukan proses otopsi.

“Surat penolakan otopsi sudah ditandatangani pihak keluarga almarhum,” kata Kapolsek Muaya.

Kendati demikian, Kepolisian tetap melakukan pendalaman kaitan dengan kasus penemuan mayat ini.

“Kasus penemuan mayat ini akan kami dalami lebih lanjut,” tukas Kapolsek Muaya, dilansir dari tribratanresminsel.

(bsc)