PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Surat Filemon sifatnya unik, karena menjadi surat terpendek di antara surat-surat Paulus yang lainnya. Surat ini adalah salah satu surat pribadi Paulus kepada Filemon yang ditulis pada waktu dan situasi yang sama dengan Efesus dan Kolose.
Paulus menulis surat ini oleh karena Onesimus, seorang budak yang telah melarikan diri dari majikannya yaitu bernama Filemon (artinya Teman yang penuh kasih).
Filemon berasal dari kota Kolose. la memiliki strata sosial yang tinggi, kaya, terkemuka dan mempunyai banyak budak di antaranya Onesimus.
Onesimus lari dengan membawa harta milik Filemon dan menyembunyikan diri ditengah keramaian kota Roma.
Di situ Onesimus mengenal Paulus dan Paulus membawa dia kepada Kristus. Suatu ikatan persahabatan yang kuat berkembang diantara Onesimus dan Paulus (ayat 9-13).
Paulus merasa bahwa harus meluruskan kesalahan yang telah diperbuat oleh Onesimus, oleh karena itu Paulus mengirimnya kembali kepada bekas majikannya dengan membawa surat ini, yang menghimbaunya untuk menerima dan memaafkan Onesimus kembali.
Paulus bersedia membayar kerugian materi yang disebabkan oleh Onesimus (Filemon 18-19).
Surat Paulus kepada Filemon ini, memiliki tiga tujuan yakni:
Pertama, menunjukan kepada pembaca bagaimana Paulus menggunakan otoritas kerasulan dan dorongan pastoralnya.
Kedua, mengurus persoalan khusus tentang hambanya Filemon yaitu Onesimus yang telah melarikan diri.
Menurut hukum Romawi, hamba yang melarikan diri dapat dihukum mati. Paulus tidak mau hal itu terjadi kepada Onesimus.
Maka ia menjadi mediator perantara untuk Onesimus dengan Filemon, dan memohon kepada Filemon supaya Onesimus diterima kembali secara ramah, dan bukan lagi sebagai budak melainkan teman seiman dan sahabat Paulus.
Ketiga, menunjukkan keyakinanya, bahwa ia akan dibebaskan dari penjara Roma dan kembali ke Asia Kecil.















