Hidup yang dibenarkan karena hikmat yang bersumber dari Allah memungkinkan kita bisa menjalani hidup yang benar, berkualitas dan bermakna.
Dengan alasan tersebut maka tema minggu ini adalah: Hikmat Menuntun Orang Kejalan yang Benar.
PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Kitab Amsal merupakan kitab hikmat yang utama dalam Perjanjian Lama, yang berbentuk sebagai gabungan dari berbagai tulisan, terutama nasehat-nasehat praktis dalam bentuk “amsal”.
Istilah “amsal” (Bahasa Ibrani: Masyal) mempunyai pengertian yang luas dan mencakup pepatah, peribahasa, perumpamaan, sindiran, teka-teki perkataan berhikmat, ejek-ejekan, dan lain-lain.
Nama Indonesia kitab Amsal menggunakan kata Arab amsal yang seasal dengan kata Ibrani masyal. Amsal memperoleh namanya dari isinya, yaitu pepatah atau peribahasa yang menyampaikan kebenaran dengan cara ringkas dan tajam.
Nama ini berasal dari fakta bahwa tulisan ini adalah ringkasan pengajaran moral dan spiritual yang dirancang untuk memungkinkan seseorang dapat hidup bijaksana.
Kitab Amsal merupakan kumpulan ucapan ucapan bijak. Awalnya kitab ini termasuk dalam bagian Alkitab Ibrani yg di kenal sebagi tulisan tulisan (Keturim) yang meliputi juga kitabkitab hikmat lainnya, seperti Pengkhotbah dan Ayub.
Kitab Amsal di anggap sebagai karya Salomo, raja Israel yang bijaksana. Salomo naik tahta menggantikan ayahnya Daud menjadi raja atas Israel, setelah memohon hikmat Allah, ia begitu diberkati sehingga banyak orang yang datang dari negeri jauh untuk belajar darinya.
Kumpulan peribahasa bijak merupakan bagian dari pengajaran ini dan campuran bijak mengenai kebenaran rohani dan akal sehat yang memberi instruksi mengenai semua aspek hidup manusia.
Kata kunci “Hikmat”; kebodohan, kemampuan untuk hidup dengan kebenaran yang di lakukan sehari-hari di teliti dengan cermat. Hikmat menolong kita untuk membedakan antara baik dn jahat, benar dan salah dari sudut pandang ilahi atau manusiawi”.















