Tongkoho Bada…! Tamboho…! Masyarakat Adat Bantik minta hentikan reklamasi pantai Malalayang

Adapun Berty Monangin, Mansar Mandiri dan Ferry None, menilai pihak PT. TJ Silvanus telah melakukan tindakan yang menciderai masyarakat adat Bantik. Bahkan masyarkat sekitar lokasi reklamasi merasa terganggu dengan pekerjaan yang dilakuka oleh perusahaan.

“Kami minta pihak perusahaan segera hentikan pekerjaan reklamasi. Spanduk yang kami pasang, jangan dicabut! Kami masyarakat adat Bantik taat aturan, tapi ketika dilecehkan kami tidak terima. Ada beberapa langkah kongkrit yang akan kami tempuh jika pihak perusahaan masih tetap melanjutkan pekerjaan reklamasi,” ujar Monangin.

Aksi damai tersebut turut dihadiri Pemerintah Kota Manado, yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Conny Lantu.

“Atas nama Pemerintah Kota Manado, kami menjamin tidak ada pekerjaan sebelum ada pertemuaan antara pihak PT. TJ Silvanus dengan masyarakat adat Bantik,” kata Lantu.

(bsc)