Sebelumnya, Koordinator Pusat KKT Unsrat Dr Rignolda Djalaluddin MSc mengatakan, Unsrat dalam KKT Angkatan 132 ini akan diikuti kurang lebih 2600 mahasiswa akhir untuk ditempatkan di desa dan kelurahan di Minut.
“Minut menjadi tujuan karena kami melihat kebutuhan masyarakat, dan berharap mahasiswa yang melakukan KKT bisa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Djalaluddin.
Baik Pemkab Minut maupun Unsrat berharap, hasil dari pelaksanaan KKT ini akan ada output yang akan dihasilkan untuk memberi nilai tambah bagi pembangunan.
(mu)



















