Agar terlindungi negara saat alami kecelakaan, Jasa Raharja imbau masyarakat gunakan angkutan umum resmi

  • Bagikan
Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono.(ist)

Jakarta, BERITASULUT.co.id – Jasa Raharja memastikan setiap penumpang angkutan umum yang sah, baik moda transportasi darat, laut, maupun udara, terjamin oleh negara.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono menjelaskan, korban yang berhak atas santunan adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri, yang diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum.

“Jaminan itu, berlaku selama penumpang berada dalam angkutan tersebut. Yaitu, saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan,” ujar Rivan di Jakarta, Jumat (6/1/2023).

Rivan menerangjan, dalam undang-undang tersebut juga dijelaskan, bagi penumpang kendaraan bermotor umum, yang berada di dalam tenggelamnya kapal ferry, maka kepada penumpang bus yang menjadi korban, akan diberikan santunan ganda.

Hal itu, karena yang bersangkutan telah membayar iuran wajib (IW) secara double, yakni kepada pengelola bus yang ditumpangi dan kepada pengelola angkutan laut.

“Sedangkan bagi korban yang jasadnya tidak diketemukan dan atau hilang, penyelesaian santunan didasarkan kepada putusan pengadilan negeri,” papar Rivan.

Baca Juga:  Jasa Raharja gandeng ITB dan UNPAD sinergi peningkatan keselamatan lalu lintas
  • Bagikan