Diketahui, untuk Pendapatan Daerah sebesar Rp4.000.282.639.132,- (empat triliun dua ratus delapan puluh dua juta enam ratus tiga puluh sembilan ribu seratus tiga puluh dua rupiah), yang bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Pendapatan asli daerah sebesar Rp.1.645.834.548.132,- (satu triliun enam ratus empat puluh lima miliyar delapan ratus tiga puluh empat juta lima ratus empat puluh delapan ribu seratus tiga puluh dua rupiah).
Dibandingkan dengan Pendapatan asli daerah tahun 2024 sebesar Rp.1.509.425.553.624,- (satu triliun lima ratus sembilan miliar empat ratus dua puluh lima juta lima ratus lima puluh tiga ribu enam ratus dua puluh empat rupiah), berarti ada peningkatan dan upaya-upaya yang positif.
Pendapatan transfer sebesar Rp.2.354.448.091.000,- (dua triliun tiga
Ratus lima puluh empat miliyar empat ratus empat puluh delapan juta sembilan puluh satu ribu rupiah), dibandingkan dengan APBD 2024 mengalami peningkatan.
Lain-lain pendapatan daerah yang sah berjumlah Rp.0,- dibandingkan dengan APBD 2024 pendapatan lain-lain yang sah berjumlah Rp.126.901.998.000,- (seratus dua puluh enam miliar sembilan ratus satu juta sembilan ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah).
Belanja daerah berjumlah Rp.3.711.240.033.884,- (tiga triliun tujuh ratus sebelas miliar dua ratus empat puluh juta tiga puluh tiga ribu delapan ratus delapan puluh empat rupiah), yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.
Pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp.35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar), dan pengeluaran pembiayaan Rp.324.042.605.248,- (tiga puluh dua miliar empat puluh dua juta enam ratus lima ribu dua ratus empat puluh delapan rupiah).
(IKA)

















