Buntut Insiden YSK-VM di Lift Bandara Sam Ratulangi, Legislator Gracia Oroh Cerita Pengalamannya

Anggota DPRD Sulut Gracia Oroh.

Manado, BERITASULUT.CO.ID – Insiden terkurungnya Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terpilih Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Sulut terpilih Victor Mailangkay (VM) di lift Bandara Sam Ratulangi Manado, masih menjadi pembicaraan.

Di dalam lift juga ada Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulut Harvani Boki, Wakil Bupati Minsel terpilih Theo Kawatu dan Anggota DPRD Sulut Braien Waworuntu.

Insiden itu berlangsung sekira 30 menit lebih terkurung dalam lift, terjadi pada 5 Februari 2025 lalu.

Hal ini kemudian mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sulut Gracia Oroh, saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut bersama PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Sam Ratulangi Kota Manado, Selasa (11/2/2025).

“Pengalaman saya, di DPRD Sulut ini ada lift. Dan di sini sudah ada berapa kali kejadian lift tiba-tiba mati. Namun itu tidak memakan lebih dari 3 menit sudah bisa terbuka. Saya juga pernah mengalami terkurung dalam lift di salah satu hotel ternama di Kota Manado selama 3 menit, dan itu membuat saya panik attack. Akan tetapi selama 3 menit tersebut pihak hotel segera melakukan perbaikan pada sistem lift,” ujarnya.

Lanjut legislator Partai Gerindra ini, sangat disayangkan apa yang terjadi di lift Bandara Sam Ratulangi.

“Bapak Gubernur terpilih bersama rombongan terjebak lebih dari 30 menit di dalam lift. Memang setahu saya protokol gubernur terpilih turun langsung membuka lift karena tidak ada tindakan dari bandara, sehingga mereka sendiri berinisiatif untuk membuka lift. Karena mereka mementingkan keselamatan yang ada di dalam lift,” terang Oroh.

Maya Damayanti selaku General Manajer PT Angkasa Pura Bandara Sam Ratulangi secara personal telah meminta maaf kepada YSK-VM, dan menyampaikan tidak ada unsur kesengajaan atas insiden yang mengakibatkan Gubernur dan Wagub Sulut terpilih terjebak di lift.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya. Kami juga sudah dapat arahan dari gubernur terpilih agar menjadi pelajaran berharga kami untuk kedepan tidak terulang lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jajarannya juga sudah bekerjasama dengan teknisi terkait untuk melakukan investigasi penyebab insiden tersebut.

“Kami sangat koperatif terkait masalah ini. Kami komitmen untuk selalu melayani pengguna jasa Bandara Sam Ratulangi,” pungkasnya.

(IKA)