5. Meningkatkan Ketahanan Pangan, Energi dan Air yang merata dan berkelanjutan.
– Memperkokoh tiga pilar ketahanan pangan yaitu ketersediaan, pemanfaatan dan stabilitas, sejalan dengan program nasional, akan berkolaborasi dengan TNI-Polri.
– Pemenuhan kebutuhan energi, optimis sebagaimana target pemerintah untuk pencapaian bauran energi nasional dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 dapat terealisasi, karena Sulawesi Utara pada tahun 2024 sudah mencapai 31,25%.
– Akan dikembangkan juga pengembangan melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik dan jenis EBT lainnya, terlebih untuk memenuhi kebutuhan energi listrik daerah kepulauan.
– Menata ulang sistem perizinan tambang, baik untuk wilayah pertambangan rakyat maupun izin usaha pertambangan, operasi, dan pengolahan, dengan prinsip transparansi dan keberlanjutan.
6. Memperbaiki tata kehidupan masyarakat yang tertib, aman, nyaman dengan melestarikan nilai-nilai budaya yang berkearifan lokal.
7. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang baik.
8. Meningkatkan sistem pengelolaah keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Gubernur Yulius juga mengatakan bahwa ia mendapatkan amanat dari Presiden Prabowo untuk membuat Sulawesi Utara menjadi destinasi unggulan pariwisata yang mendunia.
“Kita memiliki segala potensi alam yang memukau, budaya yang kaya, keramahtamahan yang tak tertandingi. Namun, ini bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama. Saya yakin dengan kolaborasi dan semangat yang tak pernah padam dari seluruh elemen pembangunan, kita bisa mewujudkan Sulawesi Utara sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Mari bergerak bersama, wujudkan mimpi besar ini, dan buat Sulawesi Utara bersinar di panggung global,” ujarnya.



















