RELIGI  

MTPJ GMIM 9-15 Maret 2025 (Minggu Sengsara I) : Berbahagialah Orang yang Diampuni Pelanggarannya yang Dosanya Ditutupi!

Kelima, ayat 8-9 mengungkapkan janji Tuhan Allah untuk memberikan bimbingan dan perlindungan kepada mereka yang percaya kepada-Nya.

Dia akan menunjukkan jalan yang benar, memberikan hikmat dan pengertian untuk membuat keputusan yang bijaksana dalam hidup.

Karena itu, “janganlah bodoh seperti kuda atau bagal.” Pemazmur mengingatkan untuk tidak keras kepala dan memberontak terhadap bimbingan-Nya.

Kuda dan bagal adalah hewan yang kuat tetapi seringkali tidak patuh, membutuhkan kekang dan cambuk untuk mengendalikannya.

“Tali les dan kekang” adalah alat yang digunakan untuk mengendalikan hewan yang liar dan tidak patuh.

Ini menunjukkan bahwa bimbingan Tuhan Allah, seringkali menggunakan disiplin dan teguran untuk membawa setiap orang kembali ke jalan yang benar.

Tindakan disiplin dapat dilihat sebagai bentuk pernyataan kasih yang dapat membawa atau memelihara kehidupan yang baik di hadapan Tuhan Allah.

Keenam, ayat 10-11 merupakan ajakan pemazmur untuk memilih jalan pengampunan dan sukacita melalui pertobatan yang sungguh-sungguh kepada Tuhan Allah.

Mereka yang menolak untuk bertobat dan terus hidup dalam dosa akan menghadapi konsekuensi yang menyakitkan.