MITRA  

Teken Kesepakatan Bersama Jaga Kerukunan dan Kedamaian di Mitra, Kapolres Handoko Sanjaya Gaungkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika

Pertemuan dialog unsur Forkopimda dengan masyarakat Watuliney-Molompar serta penadatanganan kesepakatan bersama menjaga keamanan, kerukunan dan kedamaian di Minahasa Tenggara, Senin (8/12/2025) di BPU Desa Molompar

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Polres Minahasa Tenggara (Mitra), pemerintah daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kodim 1302 Minahasa dan Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, bersama-sama dengan masyarakat Desa Watuliney dan Molompar, bersepakat untuk menjaga keamanan, kerukunan dan kedamaian.

Agenda strategis ini dilaksanakan BPU Desa Molompar, Kecamatan Belang, pada Senin (8/12/2025) pagi. Hasil dialog dari unsur Forkopimda dan masyarakat Watuliney dan Molompar ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dalam rangka menjaga keamanan, kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, menyatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persatuan, menciptakan stabilitas sosial, serta menjaga suasana yang aman, rukun, dan damai di wilayah Kabupaten Mitra.

“Kesepakatan ini merupakan wujud nyata sinergi antar pihak untuk mencegah potensi konflik, memupuk toleransi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang berbasis Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” jelas Handoko Sanjaya.

Kapolres Mitra ini menegaskan, agenda tersebut adalah langkah nyata untuk memperkuat fondasi kerukunan dan investasi masa depan generasi mendatang untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan damai di Minahasa Tenggara.

Bupati Ronald Kandoli, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama seluruh pihak yang terlibat.

“Menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau aparat Keamanan,” ujar Ronald Kandoli.

RK sapaan akrab dari Bupati Ronald Kandoli, juga mengajak semua pihak untuk lebih aktif berperan serta dalam menjaga keamanan. Mengedepankan toleransi dalam kehidupan sehari-hari, melaporkan segala bentuk gangguan keamanan, hingga berperan serta dalam kegiatan dialog antar umat beragama dan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan.

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres AKBP Handoko Sanjaya, Bupati Ronald Kandoli, Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, Kejari Minahasa Selatan Albertus Roni Santoso, Dandim 1302 Minahasa di wakili Danramil Belang, Kapten Inf. Noby Rori, Asisten I Jani Rolos serta masyarakat Desa Watuliney dan Molompar.

(HENGLY)