Berty Kapojos Gelar Reses di Kolongan, Warga Harap ada Bantuan Penerangan Jalan dan UMKM

Manado,BERITASULUT.CO.ID– Anggota DPRD Sulut Dapil Minut-Bitung Berty Kapojos menggelar reses ke Dua Masa Persidangan ketiga, di Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Selasa (4/8/2026).

Dalam pertemuan dengan masyarakat yang ada, Legislator PDI Perjuangan ini mendapatkan banyak aspirasi, masukan dan usulan dari masyarakat.

Seperti Infrastruktur jalan, dan juga permintaan bantuan Oven dan catring untuk pelaku usaha UMKM.

“Kami berharap ada perbaikan jalan di Jaga 6 Desa Kolongan dan pembuatan paving jalan yang berada di lorong-lorong, karena jalan sudah rusak,”ucap warga yang ada.

Selain itu juga, mereka berharap ada penambahan penerangan jalan umum (PJU).

“Kami juga berharap ada bantuan lampu jalan, karena banyak di lorong-lorong jalan tidak ada penerangan,”terang warga.

Menanggapi setiap aspirasi Masyarakat yang ada, Ketua Komisi III Bidang pembangunan ini menyampaikan bahwa untuk permintaan perbaikkan jalan berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara, bukan pemerintah provinsi.

“Akan tetapi kami akan  berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi,”ujar Kapojos.

Untuk bantuan yang dimintakan warga seperti  oven dan alat catering, menurut Kapojos itu sudah ada.

“Ini warga harus  diwajibkan mengajukan proposal resmi, dengan persyaratan yang ada seperti  KTP, Nomor Induk Berusaha (NIB), dan foto tempat atau aktivitas usaha,”ungkap Kapojos.

Dan untuk penerangan jalan, Kapojos menyampaikan bahwa ini sudah di anggarkan.

“Namun yang akan di pasang lampu jalan yang sudah ada tiang lampu, kalau tidak ada tiang lampu itu belum ada anggarannya. Jadi sekali lagi yang akan di pasang meter token itu hanya yang ada tiang lampu, dan berharap masyarakat saling bergotong royong, berganti-gantian untuk memberli token, agar lampu jalan bisa menyala setiap malamnya,”terang Kapojos.

Sementara itu, dari Hukum tua Johanis josep  Wangania mengingatkan bahwa setiap usulan akan ditindaklanjuti, dan akan ada tim verifikasi untuk lampu jalan.

“Setiap usulan nanti ada tim verifikasi yang turun. Mengingat anggaran terbatas dan Dana Desa memiliki alokasi tertentu berdasarkan pagu, prioritas pembangunan harus disesuaikan. Dan Kalau boleh kita kerja bakti bersama jangan cuma hanya memberikan usulan, tapi mari Kita kerja sama-sama. Dan diingatkan untuk Tempat bak air lama sudah tidak ada, karena desa kolongan minut bebas PAM,”pungkasnya.

(IKA)