Steven Kandouw Motivasi Calon Paskibraka Nasional 2024 Utusan Sulut

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw menerima para calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Nasional tahun 2024 utusan Sulut, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus, Kota Manado, Selasa (2/7/2024).

Manado, BERITASULUT.CO.ID – Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kandouw menerima para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2024 utusan Sulut, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulut, Jl 17 Agustus, Kota Manado, Selasa (2/7/2024).

Mereka yang terpilih yakni Jonathan Gilbert Tanjawa dan Ni Made Sri Puspa Wati. Serta dua cadangan yakni Oswaldo Rolly Octavianus Kandouw dan Mikhaela Kiauw Liem Bawole.

Dengan rasa bangga, Wagub Steven Kandouw tak lupa memberikan wejangan dan motivasi kepada putra-putri terbaik ini untuk terus mempersiapkan diri sambil menjaga kesehatan.

“Berikan yang terbaik untuk Sulut, saya akan mengawal dan mensuport adik-adik semua,” ujarnya.

Jonathan merupakan pelajar SMA Klabat Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Puspa Wati adalah pelajar SMK Mopugad Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Sedangkan Oswaldo adalah pelajar SMA Eben Haezar Kota Manado, dan Mikhaela adalah pelajar SMA Negeri 1 Kota Bitung.

Diketahui, skema upacara peringatan HUT RI 17 Agustus 2024 oleh pemerintah membagi dua titik yaitu di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan DKI Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin langsung upacara HUT RI di IKN Nusantara.

Paskibraka merupakan singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Anggotanya berasal dari siswa SMA atau sederajat di kelas 10 atau 11.

Biasanya Paskibraka merupakan putra-putri terbaik bangsa, kader pemimpin bangsa yang direkrut dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang melalui sistem dan mekanisme pendidikan pelatihan.

Terkait gagasan, Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat Ibu Kota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta.

Saat hari jadi pertama Kemerdekaan Indonesia, Presiden Soekarno memerintakan salah satu ajudannya Mayor (Laut) Husein Mutahar menyiapkan pengibaran bendera pusaka di Halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta.

Pada saat itulah, gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru tanah air. Karena, mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa yang bertugas.

Tugas Paskibraka adalah mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Tugas paskibraka itu biasa terjadi di 3 tempat, yakni tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.

Setidaknya ada 5 manfaat yang bisa didapat siswa SMA atau serajat bila menjadi Paskibraka, yakni menjadi disiplin, mampu memanajemen waktu, bisa belajar bekerja sama dengan tim, tanamkan rasa syukur, dan tumbuhkan rasa cinta tanah air.

(ADVERTORIAL/DKIPS)