
MANADO, BERITASULUT.co.id – Pemerintah Kota Manado mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada para lanjut usia (lansia). Hal ini adalah janji politik Walikota DR GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Mor D Bastiaan di tahun keempat kemepimpinan mereka.
Komitmen dan janji politik ini kemudian diwujudkan dalam salah satu program prioritas dalam RPJMD Kota Manado, yakni bantuan sosial kepada lanjut usia. Dengan demikian, tahun 2020 merupakan tahun keempat implementasi program dan kegiatan bantuan sosial bagi lansia.
Bahkan ketika membawakan sambutan pada perayaan HUT ke-397 Kota Manado pada 14 Juli 2020 lalu, Walikota GSVL kembali melaporkan realisasi dana bantuan lansia tersebut.
Sampai dengan akhir tahun 2019, data awal bantuan sosial lansia diperhitungkan 33.000. Setelah dibuka pendaftaran kembali, ternyata jumlah calon penerima berkisar 45.137. ketika dilaksanakan validasi di Dinas Kependudukan dan Pencatata Sipil (Dukcapil), jumlahnya menjadi 37.307 karena ada yang data ganda, meninggal, atau tidak jelas keberadaan/beda data kependudukan.
Dengan data tersebut, jumlah normal pembayaran seperti tahun 2019 yakni Rp250.000 per bulan, ditambah kebijakan refocusing dan relokasi anggaran, maka diambil kebijakan pada tahap pertama dibayarkan Rp500.000 kepada sekitar 37.307 penerima.
Mekanisme pembayaran semula ditawarkan oleh Pemkot Manado untuk dilaksanakan non-tunai, dimana akan disediakan buku tabungan dan kartu ATM. Tetapi terdapat kendala teknis terkait dengan penyediaan buku tabungan dan kartu ATM dalam waktu singkat, sehingga pihak bank sendiri yang mengambil keputusan pembayaran dilakukan secara tunai oleh petugas Bank BRI di lokasi penyerahan bantuan sosial.
Pihak bank memiliki batasan pengeluaran kartu ATM dalam jumlah banyak dan tidak secara simultan memenuhi kebutuhan lansia di Manado. Untuk jumlah masih memungkinkan terjadi penambahan mengingat terdapat lansia yang memenuhi persyaratan tapi belum termasuk pada daftar penerima.
Walikota GSVL pada Senin (20/07/2020) kemarin, menyempatkan diri berbaur dengan para lansia di Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kelurahan Alungbanua dan di Kecamatan Bunaken, tepatnya di Kantor Camat Bunaken.
“Dana lansia mulai disalurkan. Mohon maaf agak terlambat karena kami fokus pada refocusing anggaran, khususnya untuk bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Dan kami berharap dana lansia ini dapat bermanfaat bagi para lansia di Kota Manado,” ujar Walikota GSVL.
Suami tercinta dari Ketua TP-PKK Kota Manado Pror Dr Julyeta PA Runtuwene (JPAR) ini menghimbau, dalam penyaluran dan lansia agar tetap berpedoman pada protokol kesehataan Covid-19.
“Jadi kepada para petugas penyalur baik dari Bank BRI dan aparatur Pemkot Manado, lia akang bae-bae ini penyaluran. Tolong bantu oma deng opa supaya lancar terima itu bantuan. Jangan lupa kase inga terus agar mengikuti protokol kesehatan dalam penyaluran bantuan,” ujar Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini.(DONWU)

















