
MANADO, BERITASULUT.CO.ID – Seiring perkembangan jaman, pilihan transportasi umum bagi masyarakat semakin banyak. Salah satunya yang hadir adalah transportasi berbasis online atau dalam jaringan (daring).
Bahkan Wakil Walikota Manado Mor D Bastiaan menyebut, masalah kemacetan yang makin parah belakangan ini, selain merupakan dampak dari meningkatnya jumlah kendaraan, juga karena tidak dipatuhinya rambu-rambu lalu lintas.
“Jika setiap pengguna jalan bertanggungjawab terhadap diri sendiri, maka meski kepolisian dan Dinas Perhubungan kekurangan tenaga untuk mengatur langsung alur lalu lintas, tidak akan menjadi masalah,” ujarnya.
Untuk itu, kepada pengendara transortasi online/daring, ia mengajak kerjasama menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, mengingat jumlah unit kendaraan transportasi daring di Manado semakin banyak dan turut andil dalam macetnya sejumlah titik di kota Manado.
“Ini sebenarnya ulah oknum, tapi akhirnya yang lain ikut terbawa-bawa. Masalah sekarang, banyak yang mangkal di bahu jalan, bahkan melanggar rambu lalu lintas seperti parkir tepat di tanda larangan dan sebagainya,” ujarnya.
Dengan jumlah yang begitu banyak, Wawali Mor pun berharap, para pengendara transportasi daring dapat menjadi pelopor tertib berlalu-lintas sehingga bisa menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.(DONWU)



















