Bawaslu Minsel ingatkan petahana soal bantuan Covid-19

  • Bagikan
Pimpinan Bawaslu Minsel saat memimpin sidang pemilu beberapa waktu lalu.
Pimpinan Bawaslu Minsel saat memimpin sidang pemilu beberapa waktu lalu.

AMURANG, BERITASULUT.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengingatkan supaya program berupa bantuan pemerintah kepada masyarakat terkait pendemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19 tidak disalahgunakan oleh pemerintah, dalam hal ini pihak petahana untuk kepentingan politik menyongsong suksesi pemilihan kepala daerah.

Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Minsel Franny Sengkey mengatakan, situasi saat ini sangat rawan pemanfaatan program pemerintah sehubungan munculnya kebijakan pemerintah yang mengharuskan memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Kami mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut memonitoring dan mengawasi agar supaya program dan bantuan pemerintah itu tepat sasaran dan tidak melanggar aturan aturan kepemiluan yang berlaku,” ujar Sengkey, didampingi Pimpinan Bawaslu Minsel Abdul Majid Mamosey, Selasa (14/04/2020).

Mereka juga mengakui ada persoalan yang membutuhkan pencermatan dari Bawaslu terkait sejumlah pasal yang belum bisa diterapkan saat ini terkait unsur merugikan pasangan calon. Hal ini dikatakan sulit sebab saat ini belum ada penetapan Calon Bupati/Wakil Bupati ataupun Gubernur/Wakil Gubernur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kalau sudah ada putusan penetapan calon oleh KPU maka sanksi-sanksi sebagaimana yang dimaksud dalam aturan bisa diterapkan. Namun begitu Bawaslu tetap terus melakukan langkah preventif agar supaya regulasi regulasi pemilu harus dipatuhi oleh semua pihak,” tegas Sengkey.(ADVERT)

Baca Juga:  Awasi ketat perekrutan PPK, komitmen Bawaslu Minsel mengawasi seluruh tahapan Pilkada 2020
  • Bagikan