Tersandung masalah BLT, Hukum Tua Desa Bentenan dinonaktifkan

  • Bagikan

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Tersandung persoalan administrasi dalam hal penyaluran Bantuan Langsung Tunai atau BLT, Hukum Tua Desa Bentenan, Kecamatan Posumaen, Minahasa Tenggara (Mitra), berinisial OA dinonaktifkan sementara waktu dari jabatannya dalam rangka penyelesaian masalah yang terjadi.

Untuk itu, berdasarkan surat perintah tugas maka nama Alex Pontororing ditunjuk sebagai pelaksana harian (Plh) Hukum Tua Desa Bentenan menggantikan OA, bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Selasa (23/06/2020).

“Saya kira pergantian ini biasa dijajaran Pemkab Mitra dan bukan rahasia umum lagi. Untuk itu kami berharap kedepannya Plh Kumtua Desa Bentenan dapat melakukan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab,” tukas pelaksana tugas Inspektorat, Marie Makalow.

Harapannya juga hal tersebut dapat menjadi contoh bagi kumtua yang lain supaya dalam pengelolaan uang negara harus sesuai aturan.

“Buat plh kumtua yang baru ditunjuk agar memperhatikan UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan berharap jangan melakukan hal-hal yang melanggar. Ini juga berlaku untuk seluruh kumtua yang ada. Kami sebagai aparat pengawas meminta jangan sekali-kali menyelewengkan uang negara,” tegas Makalow.

Makalow pun berharap agar penyaluran BLT maupun bantuan lainnya selalu berpedoman pada aturan. “Dan ini juga menjadi tanda awas untuk 134 kumtua yang ada di Kabupaten Mitra, agar menjadi perhatian semuanya. Semoga penerima bantuan BLT yang memasuki tahapan tiga tidak ada lagi masalah,” imbaunya. (HENGLY)

Baca Juga:  Anggaran penanganan covid-19 Pemkab Mitra capai 8,1 miliar rupiah
  • Bagikan