JPAR ajak mama-mama Kecamatan Tuminting jadi motor penggerak memutus mata rantai penyebaran Covid-19

  • Bagikan
Ketua TP-PKK Kota Manado, Prof Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) memberikan gizi kepada baliota di sela sosialisasi Covid-19 di Kecamatan Tuminting, Sabtu (15/08/2020) pagi.(foto: donwu/bsc)
Ketua TP-PKK Kota Manado, Prof Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) memberikan gizi kepada baliota di sela sosialisasi Covid-19 di Kecamatan Tuminting, Sabtu (15/08/2020) pagi.(foto: donwu/bsc)

MANADO, BERITASULUT.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) kembali melanjutkan giat dalam mengkampanyekan sekaligus edukasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Sabtu (15/08/2020) pagi, Prof JPAR bertemu mama-mama atau ibu-ibu di Kecamatan Tuminting, yang digelar di tepi pantai Kelurahan Karangria. Prof JPAR dan tim disambut Camat Bonix Saweho bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Tuminting, Sekcam Jhonly Kasenda, para Lurah dan Kepala Lingkungan, hingga kader PKK.

Pada kesempatan itu, Prof JPAR kembali mengajak mama-mama agar menjadi pelopor di keluarga dan lingkungan, bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mempercayakan TP-PKK untuk menjadi motor penggerak.

“Gerakan ini merupakan instruksi Presiden Jokowi agar PKK menjadi motor dalam sosialisasi dan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19. Caranya mudah, yakni sering mencuci tangan, jika keluar rumah menggunakan masker dan menjaga jarak satu dengan lainnya,” ujar isteri Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) tersebut.

Ia tak lupa membagi-bagikan masker kepada mama-mama, untuk digunakan dalam menjalankan aktivitas di era adaptasi kebiasaan baru.

“Masa pandemi saat ini kita diwajibkan selalu menggunakan masker agar memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Jika kita temukan masih ada yang tidak menggunakan masker, tegur dan berikan edukasi. Tujuannya, tidak lain untuk melindungi kesehatan dan keselamatan bersama,” tukas Prof JPAR.

Direktur Poltekes Manado Dra Elisabeth Barung MKes Apt selaku pemateri, memberikan pengarahan dan sosialisasi adaptasi ‘new normal’ serta peran perempuan sebagai pemutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dimulai dari rumah.

“Mama-mama mempunyai peran untuk selalu mengingatkan anggota keluarga lainnya agar selalu mengikuti protap kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Peran mama-mama begitu penting,” ujar Barung.

Baca Juga:  Walikota GSVL dan isteri kompak urus makanan korban banjir

Camat Tuminting Bonix Saweho mengatakan bahwa sosialisasi seperti ini akan terus gencar dilakukannya di wilayahnya bersama TP-PKK Kecamatan Tuminting untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

“Kita tidak ada hentinya memberikan edukasi sederhana kepada masyarakat agar ikut mematuhi peraturan dan anjuran yang diberikan pemerintah, dimanapun berada harus mengikuti protokol kesehatan,” ujar Saweho.

Pada kesempatan itu, Prof JPAR selain membagikan masker, juga memberikan makanan tambahan dan vitamin kepada balita serta Posyandu.

Ikut mendampingi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Manado Sammy Kaawoan mewakili Walikota Dr GS Vicky Lumentut, Staf Khusus Walikota yang juga mantan Camat Tuminting Danny Kumayas.(DONWU)

  • Bagikan