Pakai sepeda, GSVL ‘baron’ Mapanget sosialisasi protokol Covid-19

  • Bagikan
Walikota Manado GS Vicky Lumentut kembali turun ke jalan menggunakan sepeda, keliling Kota Manado melakukan edukasi protokol Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru.
Walikota Manado GS Vicky Lumentut kembali turun ke jalan menggunakan sepeda, keliling Kota Manado melakukan edukasi protokol Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru.

MANADO, BERITASULUT.co.id – Walikota Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) kembali turun ke jalan, ‘baron’ atau keliling Kota Manado melakukan edukasi dan mengkampanyekan penanganan Covid-19 di era adaptasi kebiasaan baru.

Kali ini wilayah yang dituju Walikota GSVL, Selasa (08/09/2020) hari ini, yakni Kecamatan Mapanget. Dengan menggunakan sepeda, Walikota GSVL yang didampingi Camat Mapanget Robert Dauhan, mengunjungi beberapa kelurahan untuk mengedukasi masyarakat, diawali di Kelurahan Kairagi 1 dan berakhir di Kelurahan Buha.

Giat ini sebagai tindaklanjut dari pembentukan Tim Edukasi Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Manado, yang melibatkan TNI/Polri dan stakeholder yang ada termasuk tokoh agama dan masyarakat serta organisasi kemasyarakatan dalam gelar apel bersama tentang kesiapan pelaksaaan beberapa waktu lalu di Tugu Lilin, yang bertujuan memberikan edukasi secara masif kepada masyarakat di era adaptasi kebiasaan baru ini.

Walikota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Camat Mapanget Robert Dauhan.

Dalam setiap kunjungannya itu, Walikota GSVL meminta masyarakat agar sama-sama bergotong royong menghentikan penyebaran Covid-19 agar kehidupan dan perekonomian di Kota Manado bisa kembali normal.

Cara-cara sederhana sesuai protokol kesehatan yang dilakukan yakni dengan rutin cuci tangan pakai sabun, pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak aman dan menghindari kerumunan.

“Siapa pun yang mengelola tempat umum, tempat kerja, sekolah dan tempat ibadah harus melakukan memperhatikan aspek ini, bahkan kita berharap harus menjadi kontrol terhadap kedisiplinan masyarakat. Saya berharap kebiasaan baru ini harus menjadi kesadaran kolektif agar dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ditegaskannya, protokol ini bukan hanya di bidang ekonomi, tetapi juga pendidikan dan keagamaan, tentu bergantung pada aspek epidemologi wilayah, sehingga penambahan kasus positif bisa ditekan.

“Tempat-tempat usaha yang ada sudah saya berikan kelonggaran untuk dibuka, karena itu harus disiplin jaga jarak, pakai masker, jangan pandang enteng,” tukas Walikota GSVL.

Baca Juga:  JPAR ikut promosikan produk dan kuliner Manado di Pameran ASAFF 2020

Ia juga sekali meminta bantuan dari seluruh masyarakat untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tolong bantu kami hentikan Covid-19 ini, kalau tidak lama-lama akan lumpuh kota kita, tidak akan ada aktivitas. Bantu kami TNI dan Polri untuk hentikan Covid-19,” harap suami tercinta Ketua TP-PKK Kota Manado, Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) ini.(DONWU)

  • Bagikan