Gairahkan pariwisata akibat Covid-19, Manado dapat kucuran bantuan 19,4 Miliar

  • Bagikan
foto: ist
Taman Laut Bunaken, salah satu obyek wisata anadalan Kota Manado.(foto: ist)

MANADO, BERITASULUT.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengucurkan dana sebesar Rp19,4 miliar untuk Kota Manado, dalam rangka penguatan ekonomi nasional bidang kepariwisataan.

Bantuan tersebut diberikan dengan sasaran utama industri hotel dan restoran agar tetap bertahan bahkan bangkit di masa pandemi Covid-19.

“Karena memang bantuan hibah tersebut diberikan kepada usaha hotel dan restoran, karena kedua jenis itulah yang paling terdampak akibat hantaman pandemi global itu,” ujar Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut (GSVL) melalui Kabag Pemerintahan dan Humas Pemkot Manado, Sonny Takumansang, Rabu (11/11/2020).

Dengan adanya bantuan itu, pemerintah mengharapkan adanya pemberdayaan tersebut dapat membantu bangkitnya kembali usaha pariwisata dari keterpurukan.

Mengenai dana tersebut, Pemkot Manado akan melakukan rapat secara intens dengan pihak hotel dan restoran yang berperan aktif dalam menunjang pendapatan asli daerah (PAD) di Manado.

“Sesuai dengan juklak yang ada, maka 70 persen anggaran diperuntukan bagi restoran dan hotel yang memiliki izin dan berkontribusi terhadap PAD Kota Manado pada tahun lalu,” katanya.

Sedangkan 30 persen, kata Takumansang dimanfaatkan untuk implementasi CHSE di daerah dan revitalisasi sarana prasarana pariwisata, dimana dananya dikelolah Dinas Pariwisata.

CHSE yaitu Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) adalah pedoman yang dikeluarkan oleh Kemenparekraf dalam rangka menggairahkan kembali pariwisata yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19.(DONWU)

Baca Juga:  Diskusikan pengembangan pasar tradisional, Walikota GSVL bertemu Wamendag Jerry Sambuaga
  • Bagikan