Perkelahian siswi SMP di Minsel berujung ke polisi

  • Bagikan
Polres Minsel, Selasa (16/03/2021) siang, telah memanggil dan memeriksa sejumlah siswi SMP yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan.(foto: tribratanewsminsel)
Polres Minsel, Selasa (16/03/2021) siang, telah memanggil dan memeriksa sejumlah siswi SMP yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan.(foto: tribratanewsminsel)

 

AMURANG, BERITASULUT.co.id – Beberapa hari terakhir ini viral di media sosial (medsos) kasus perkelahian pelajar SMP yang diduga terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut). Kini kasus tersebut sedang ditangani Polres Minsel.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Minsel, Selasa (16/03/2021) siang telah memanggil dan memeriksa sejumlah siswi SMP yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan, dimana videonya viral beredar.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa peristiwa penganiayaan ini terjadi pada 4 Maret 2021 lalu di komplek SMP Negeri 1 Tumpaan, Kecamatan Tumpaan.

Korban diketahui bernama Magdalena Natalia Sasiang (13), siswi SMP Negeri 1 Amurang, warga salah satu Kelurahan di Kecamatan Amurang.

Sedangkan pelaku penganiayaan berinisial CT alias Celsi (13) dan LM alias Lyvitha (13), keduanya warga Kecamatan Tumpaan, bersekolah di SMP Negeri 1 Tumpaan.

Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon SIK menjelaskan bahwa aksi penganiayaan ini direkam oleh salah satu siswi di tempat kejadian, kemudian videonya tersebar di media sosial.

“Untuk para pelaku, korban serta saksi telah kami panggil dan sudah diperiksa guna proses penyelidikan dan penyidikan,” ujar Kapolres Norman Sitindaon, dilansir dari laman Tribrata Polres Minsel.

Ia menegaskan bahwa perkaranya telah ditangani dan akan secepatnya diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.(TOAR)

Baca Juga:  Bawaslu RI kunker di Bawaslu Minsel, sosialisasi produk hukum dan pantau kesiapan pilkada
  • Bagikan