Dari hasil kunjungan lapangan ini sangat jelas bahwa sebagian besar saluran air terutama parit dan drainase tidak mampu lagi menampung debet air yang cukup besar.
Selain parit dan anak sungai mengecil, juga disebabkan drainase dan parit-parit dipenuhi banyak sampah.
Keadaan inilah yang membuat air di dalam parit dan drainase yang tersumbat bukan lagi melalui drainase dan parit tersebut tetapi keluar ke jalan di lorong-lorong dan menggenangi beberapa ruas jalan protokol.
“Semua hasil di lapangan ini tentunya menjadi bagian kajian dan analisa dalam rangka pembuatan program penanggulangan banjir kedepan,” ujar Wali Kota AA yang didampingi Kadis PUPR John Suwu.

















