Kapolres sebut PPKM di Manado baru formalitas, Dandim minta dibentuk posko, Wali Kota akui koordinasi belum terbangun

  • Bagikan
Rapat evaluasi PPKM Mikro di Kota Manado yang dipimpin Wali Kota Andrei Angouw, dan dihadiri unsur Forkopimda Manado, Senin (19/07/2021) siang.

Manado, BERITA SULUT – Ada pernyataan menarik dilontarkan Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli dan Dandim 1309 Letkol Inf RY Raja Sulung Purba, saat rapat evaluasi terkait Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Manado, Senin (19/07/2021) siang.

Rapat yang digelar di pendopo Balai Kota Manadi dipimpin langsung Wali Kota Amdrei Angouw didampingi Wakil Wali Kota Richard Sualang dan Sekda Micler CS Lakat.

Adapun peserta rapat yakni Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Manado dan sejumlah instansi terknis lainnya.

Kapolres menyebut bahwa konsep PPKM Mikro yang sudah berjalan beberapa hari ini masih terlihat formalitas, sebab banyak masyarakat yang tidak paham dan belum mengerti soal PPKM.

“Jadi memang perlu sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat soal konsep PPKM Mikro ini,” tegas Kapolres.

Melihat kondisi tersebut, Dandim 1309 mengusulkan agar perlu dibuatnya Pos Komando (Posko) yang di dalamnya ada TNI, Polri, Satpol PP, dan unsur lainnya seperti Kejaksaan, Camat dan lain-lain.

“Posko ini juga dalam rangka mengolah administrasi dan informasi serta menjadi tempat berkoordinasi,” tukas Dandim.

Baca Juga:  DPRD tetapkan AARS, GSVL terundang hadir via zoom meeting
  • Bagikan