Kini, menara Masjid Raya Ahmad Yani Manado bisa digunakan pantau hilal

  • Bagikan
Menara Masjid Raya Ahmad Yani Manado bisa digunakan pantau hilal.

Manado, BERITASULUT.co.id – Pembangunan menara Masjid Raya Ahmad Yani Kota Manado telah rampung 100%.

Menara masjid yang dibangun dengan menggunakan dana bersumber dari APBN Dipa, dengan total nilai kontrak fisik senilai Rp6,6 Miliar ini, telah sepenuhnya dalam pengelolaan BTM Masjid Raya Ahmad Yani.

Sekretaris BTM Masjid Raya Ahmad Yani Manado Syuaib Suliaman mengatakan, menara Masjid Raya Ahmad Yani dengan tinggi sekira 40-an meter yang dikerjakan selama 300 hari tersebut, kini telah siap digunakan untuk kemashlatan ummat.

“Groundbreaking pembangunan menara dilakukan Gubernur Sulut pada 15 Agustus 2020. Sekira dua minggu lalu, Balai Prasarana dan Permukiman Sulut Kementerian PUPR telah menyerahkan operasional menara kepada kami,” ujar Syuaib, Kamis (30/03/2022).

Ia melanjutkan, selain untuk destinasi wisata religi, salah satu tujuan awal pembangunan menara Masjid Ahmad Yani yaitu akan difungsikan sebagai tempat melihat atau menentukan rukyatul hilal awal bulan-bulan tahun hijriah.

“Untuk penggunaan menara sebagai tempat melihat hilal awal bulan hari-hari besar Islam tahun di tahun ini, kami masih menunggu pemberitahuan resmi Kantor Kementerian Agama Sulut,” kata Syuaib.

Dikerltahui, Masjid Raya Ahmad Yani yang berlokasi di Jln WR Supratman, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini, adalah salah satu masjid besar di Kota Manado.

(bsc)

 

Baca Juga:  Ini pesan Bapati Minsel FDW di peringatan Maulid Nabi 1443 H
  • Bagikan