RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tengah mempersiapkan personil Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk menjalani masa karantina.
Namun demikian, beredar informasi di masyarakat bahwa calon Paskibraka Mitra sedang mencari dana. Sontak saja hal tersebut dibantah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sartje Taogan.
“Anak-anak calon Paskibraka ini tidak diarahkan untuk mencari dana, apalagi untuk persiapan karantina sampai 17 Agustus nanti,” ujar Taogan.
Ia pun mengungkapkan bahwa, yang sedang mencari dana adalah organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Mitra untuk kegiatan Sumpah Pemuda bulan Oktober nanti. “Tapi itu diluar koordinasi dengan kami Dispora,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PPI Mitra, Nindy Pangemanan mengakui hal tersebut. Ia menjelaskan, penggalangan dana tersebut bukan dilakukan oleh calon Paskibraka melainkan pihaknya dan bukan untuk persiapan 17 Agustus.
“Kami menggalang dana untuk kegiatan Sumpah Pemuda bulan Oktober nanti. Jadi kalau ada yang mengatakan adik-adik calon Paskibraka yang akan bertugas 17 Agustus nanti sedang mencari dana, itu keliru!. Tidak benar,” jelas Pangemanan.
Ia pun menambahkan, para calon Paskibraka ini adalah kader-kader PPI yang akan ikut serta dalam kegiatan Sumpah Pemuda mendatang.
“Acara ini juga nanti sebagai bentuk penerimaan anggota baru bagi Paskibraka, jadi wajar kami libatkan mereka yang akan jadi kader kami. Tapi sama sekali tidak ada unsur penggalangan dari Dispora. Ini murni Ormas PPI yang sejak 2010 sudah berkecimpung di Mitra dan melaksanakan berbagai kegiatan besar untuk generasi muda,” terangnya. (HENGLY)







