Jam operasional hiburan malam di Manado sudah tidak dibatasi, Kadis Esther minta pelaku usaha taat aturan dan bayar pajak

  • Bagikan
Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado, Esther Mamangkey.(foto: donwu/bsc)

Manado, BERITASULUT.co.id – Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Esther Mamangkey mengaku senang karena Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Atas Perda Kota Manado Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan telah tuntas dibahas.

Pembahasannya terbilang cepat, karena hanya seminggu. Dan finalisasinya pada Rabu (7/9/2022) kemarin, dalam rapat Pansus DPRD bersama Pemkot Manado dan pihak terkait, yang digelar di Kantor DPRD Kota Manado, Jln Pemuda, Sario.

Ia berterima kasih kepada Pansus DPRD Kota Manado telah mendampingi Pemkot Manado yang turun lapangan untuk mengevaluasi dan memonitoring hiburan malam di Kota Manado, sehingga menghasilkan kesepakatan perubahan perda ini.

“Dan poin yang menjadi perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2015 ini terkait Pasal 39 tentang jam operasional hiburan malam dan spa. Disepakati terjadi perubahan, dimana jam operasional hiburan malam di Kota Manado sudah tidak dibatasi,” kata Kadis Esther.

Dengan adanya perubahan jam operasional ini, lanjutnya, diharapkan para pelaku usaha lebih bersemangat lagi dalam berusaha.

“Tapi tentunya harus taat aturan, dan jangan lupa harus memenuhi kewajibannya. Antara lain harus memiliki izin dan taat bayar pajak,” tukasnya.

Ruang ini kiranya dimanfaatkan betul oleh pelaku usaha, apalagi situasi saat ini pasca pandemi Covid-19. Iklim usaha yang ada di Kota Manado supaya lebih berkembang lagi.

Diketahui, dalam pembahasan Ranperda Perubahan Atas Perda Kota Manado Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan ini, Pansus DPRD dan Pemkot Manado melibatkan berbagai stakeholder. Antara lain pengusaha hiburan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat.

“Selanjutnya hasil pembahasan ini akan diparipurnakan oleh DPRD Manado, kemudian diserahkan kepada Pemkot Manado untuk dikeluarkan nomor perda dan di-lembar daerah-kan,” kata Ketua Pansus Hengky Kawalo.

Baca Juga:  Walikota GSVL ikut merasakan kesedihan ditinggal Almarhum Hanny Solang

(donwu)

  • Bagikan