Makna dan Implikasi Firman
Pelayanan kasih adalah bagian penting dalam kehidupan orang percaya. Komitmen melakukan pelayanan kasih ditandai oleh kesediaan orang percaya meneladani apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Sebagaimana penekanan Paulus kepada jemaat di Korintus, bahwa tindakan pelayanan kasih berakar pada kasih karunia demi kasih karunia yang menyelamatkan melalui pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib.
Hal ini harus mendorong orang percaya untuk giat dalam pelayanan kasih. Pelayanan kasih dimulai dengan kesediaan membuka mata dan hati terhadap penderitaan orang lain, seperti kemiskinan dan kesusahan yang dialami sesama.
Pelayanan kasih harus nyata dalam hubungan orang percaya dengan sesama orang percaya, yakni komitmen untuk mencukupkan kekurangan orang lain, seperti kekayaan materi dan ilmu pengetahuan.
Inilah salah satu tugas dan panggilan gereja menaati dan meneladani Tuhan Yesus.
PERTANYAAN UNTUK DISKUSI
1. Berdasarkan 2 Korintus 8:1-15, apakah yang mendorong jemaat-jemaat di Makedonia mengambil bagian dalam pelayanan kasih terhadap jemaat Kristen di Yerusalem?
2. Mengapa kasih karunia menjadi landasan dan motivasi melaksanakan pelayanan kasih oleh orang percaya?
3. Bagaimanakah bentuk-bentuk pelayanan kasih yang dilakukan gereja sekarang ini?
POKOK-POKOK DOA
1. Gereja terpanggil menyatakan pelayanan kasih sebagai bentuk kepedulian bagi mereka yang membutuhkan.
2. Agar setiap orang percaya terdorong untuk giat dalam pelayanan kasih.
(ddkg)















