Kemudian transformasi digital, antara lain aktivasi akun belajar.id, pemanfaatan platform merdeka mengajar pendidik dan tenaga kependidikan di Kota Bitung, peningkatan kemampuan tekonologi digital pengadaan chromebook dan pelatihan penggunaannya, pelatihan pemanfaatan Google Workspace for Education (Google Meet, Google Doc (resume, makalah, RPP), Google Slide, Google Sheet (buku nilai).
“Serta program sepakat cerdas penyelenggaraan komunitas belajar masyarakat berbasis elektronik dan pengadaan pusat informasi dan satu data pendidikan Kota Bitung melalui School Center,” ujar Maurits.
Tak hanya itu, ia juga memaparkan berbagai program yang telah dicapai.
Pertama, program peningkatan/pelatihan numerasi, dimana sebanyak 300 guru telah lulus dalam pelatihan Matematika dengan Metode Gasing dan 30 guru menjadi Asisten Trainer di berbagai daerah di Indonesia, dan telah disiapkan program tindak lanjut (GASING 3).
“Semua guru akan mengikuti pelatihan GASING tahun 2023 dan sebanyak 900 siswa telah mengikuti pelatihan Matematika dengan Metode Gasing dan telah disiapkan program tindak lanjut (GASING 3), diharapkan semua siswa SD-SMP sejumlah 22.000 akan mengikuti pelatihan GASING tahun 2023 untuk mencapai ‘Bitung Pandai Berhitung’,” jelasnya..
Kedua, Program Sepakat Cerdas kerjasama dengan Google Indonesia, bulan Maret 2023, sebanyak 113 pendidik jenjang SD dan SMP telah lulus dan mendapatkan Sertifikat Google Sertification Educator.
“Dan mulai 12-16 Juni 2023, sebanyak 1500 guru SD & SMP mengikuti Pelatihan Google Workspace for Education. Jumlah ini akan semakin bertambah dengan mengimbaskan ke rekan guru lainnya,” ujarnya.
Ketiga, implementasi Kurikulum Merdeka 100% satuan pendidikan pelaksana implementasi Kurikulum Merdeka Tahun 2022 telah memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar (PMM).















