3. Gereja setiap saat mengalami pemulihan agar bersikap optimis menatap masa depan karena Tuhan Allah memberikan pengharapan.
Pertobatan mendatangkan belas kasih dan pemulihan. Hal itu adalah bentuk penghiburan dan kekuatan dalam kelemahan dan penderitaan yang dihadapi gereja.
Kepada umat-Nya, berkat keselamatan akan terus dialami dalam hidup, sehingga ritual bertemu dengan Tuhan (beribadah) akan berlangsung dengan baik dan terus-menerus.
4. Bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena Tuhan Allah telah melakukan perkara yang besar.
Ia telah memulihkan, memberkati dan menyelamatkan gereja. Ia memulihkan semua orang percaya untuk selalu datang bersujud, beribadah, berdoa, bersyukur, memuji, memuliakan, menyembah dan melayani-Nya.
Karena Dia sudah menyediakan bagi kita bagian hidup kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera di sorga.















