Pemulihan Tuhan Allah secara holistik dilakukan kepada tanah, hewan dan tumbuhan serta umat (bani Sion).
Tuhan Allah memperbarui janji-Nya dan mengubah secara radikal kehidupan umat-Nya dari situasi sulit dan menggenaskan ke zaman kelimpahan, kemakmuran dan kesejahteraan.
Melalui pemulihan yang dikerjakan Tuhan Allah maka tersedia makanan dan minuman.
Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak (ay.24).
Di samping itu, semua kerugian yang pernah dialami oleh umat di masa bencana dipulihkanNya.
Akhirnya, umat kembali mengalami kemakmuran dan terdengar sorak-sorai yang memuliakan Tuhan Allah (ay. 25- 26).
Puncaknya berita sukacita, ditegaskan dalam ayat 27, bahwa tidak ada nama lain yang berkuasa selain TUHAN Allah Israel.
Keselamatan dan kesejahteraan, pemulihan dan kebangkitan kembali yang diperoleh Israel menjadi dasar kesaksian bahwa Tuhan Allah ada di tengah-tengah umat dan umat-Nya tidak dipermalukan lagi.















