Kata baru dalam Tahun Baru berarti kelanjutan dari yang lama. Berbeda maknanya dengan kata baru dalam langit dan bumi yang baru.
Kata aslinya kainov=kainos: baru dalam arti kualitatif; transformasi atau perubahan bentuk, bukan kelanjutan dari yang lama.
Jemaat Tuhan,
Firman Tuhan hari ini menegaskan bahwa kita harus menjadi pemenang dalam perjuangan di dunia yang fana ini agar boleh mencapai tujuan untuk dapat masuk dalam langit dan bumi yang baru.
“Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anakKu.”
Bagaimana kita dapat menjadi pemenang? Syarat utama penjadi pemenang adalah tidak-ragu-ragu dan sungguh percaya bahwa Yesus Kristus telah mengasihi kita dengan menumpahkan darah-Nya di kayu salib untuk menebus dosa manusia dan bangkit mengalahkan maut.
“Maut telah ditelan dalam kemenangan.” (1 Korintus 15:54) “kita lebih dari pada orangorang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Roma 8:37).
Rasul Paulus menegaskan, “Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita”. (Roma 8:38-39).
Akan tetapi ia juga mengingatkan, bahwa yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah bukan kuasa dan kekuatan dari luar diri orang percaya, melainkan dari dalam diri kita.
Keinginan dunia/daging, nafsu, keserakahan, kerakusan, ketamakan dan lain sebagainya, itulah yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah.
“Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi,” (Kolose 2:18).

















