Lanjut Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pengembangan Sumber Daya dan Diakonia itu, keberadaan GMIM menjadi kebanggaan bagi semua jemaat dan harus terus dijaga, dipeliharan dan dibimbing.

Karena belajar dari sejarah, pada masa lalu ada kerajaan di bawah pemerintahan Kristen yang bertahan selama ribuan tahun dengan umat dan gereja yang jauh lebih banyak dari GMIM. Namun akhirnya runtuh.
“Untuk itu GMIM boleh tegak tapi juga harus mampu menjaga kemampuan kita untuk hidup di tengah-tengah dunia ini, kemampuan kita beradaptasi dengan keadaan zaman, kita harus mampu berkelanjutan,” ujar Wagub merujuk pada keberadaan GMIM yang tersebar di tujuh Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara.
Lebih lanjut, Wagub Steven menuturkan bagaimana pendidikan di Sulawesi Utara pernah menjadi primadona di masa lampau. Dimana dalam sejarah pendidikan di Indonesia pada zaman kolonial Belanda, Pemerintah waktu itu merekrut tenaga pendidik dari penduduk asli Indonesia. Di dalamnya merekarut ribuan tenaga pendidik dari tanah Minahasa di dalamnya orang-orang dari lingkungan GMIM yang dinilai sangat potensial.
Untuk itu momentum perayaan HUT PI dan Pendidikan Kristen ini, dia mendorong pendidikan GMIM semakin maju dan meningkat.
(ADVERTORIAL/DKIPS)



















