Sosialisasi GERMAS, JPAR ajak warga biasakan pola hidup sehat

  • Bagikan
Julyeta PA Runtuwene melakukan sosialisasi GERMAS di Kelurahan Kombos Timur, Sabtu (07/03/2020).
Julyeta PA Runtuwene melakukan sosialisasi GERMAS di Kelurahan Kombos Timur, Sabtu (07/03/2020).

MANADO, BERITASULUT.co.id – Ketua TP-PKK Kota Manado yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado, Prof Julyeta PA Runtuwene (JPAR), Sabtu (07/03/2020) hari ini kembali melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), salah satu program Kementerian Kesehatan.

Bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado juga Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), kegiatan kali ini digelar di Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, yang dipusatkan di halaman GMIM Eben Haezer Kombos Timur.

GERMAS adalah suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat.

Program ini memiliki beberapa fokus seperti membangun akses untuk memenuhi kebutuhan air minum, instalasi kesehatan masyarakat serta pembangunan pemukiman yang layak huni. Ketiganya merupakan infrastruktur dasar yang menjadi pondasi dari gerakan masyarakat hidup sehat.

“Mari torang samua biasakan pola hidup sehat dengan mengikuti 7 bentuk kegiatan GERMAS, yaitu melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, melakukan cek kesehatan berkala, menjaga kebersihan lingkungan, dan menggunakan jamban,” ujar JPAR di hadapan warga yang ikut sosialisasi.

Adapun tujuan dari GERMAS ini adalah kesehatan lebih terjaga, hidup lebih produktif, lingkungan menjadi bersih, dan biaya berobat berkurang.

“Secara umum, tujuan GERMAS adalah menjalani hidup yang lebih sehat. Gaya hidup sehat akan memberi banyak manfaat, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan hingga peningkatan produktivitas seseorang. Hal penting lain yang tidak boleh dilupakan dari gaya hidup sehat adalah lingkungan yang bersih dan sehat serta berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit,” ujar isteri tercinta Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) ini.

Baca Juga:  Vaksinasi diklaim efektif turunkan kasus konfirmasi dan kematian akibat Covid-19

Diungkapkannya, mengatasi masalah kesehatan masih menjadi sebuah tantangan serius di Indonesia. Kini setidaknya masih ada triple burden atau tiga masalah kesehatan penting terkait pemberantasan penyakit infeksi, bertambahnya kasus penyakit tidak menular dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi.

Perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar GERMAS dicanangkan oleh Kementrian Kesehatan RI. Penyakit menular seperti diare, tuberkulosa hingga demam berdarah dahulu menjadi kasus kesehatan yang banyak ditemui; kini telah terjadi perubahan yang ditandai pada banyaknya kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, kanker dan jantung koroner.

Dalam sosialisai ini, JPAR didampingi Kadis Sosial-PM Kota Manado Sammy Kaawoan, Sekretaris Dinkes Kota Manado Marini Kapojos, Camat Singkil Zainal Naway, para Kepala Puskesmas Kota Manado, TP-PKK dan PMI Kota Manado.(DONWU)

  • Bagikan