AARS aktifkan lagi dana lansia, tapi maaf tidak semua lansia akan dapat

  • Bagikan
Walikota Andrei Angouw, Wakil Walikota Richard Sualang dan Sekda Micler CS Lakat, dalam progran Tabea Manado yang dipandu Staf Khusus Walikota bidang Komunikasi Felix Palenewen, Jumat (18/02/2022) pagi.

Manado, BERITASULUT.co.id – Walikota Manado Andrei Angouw (AA) mengungkapkan bahwa program insentif untuk para lanjut usia (lansia) atau biasa disebut dana lansia di Kota Manado akan diaktifkan tahun 2022 ini.

Hal itu dikatakan Walikota AA dalam program “Tabea Manado” yang digelar di Pendopo Kantor Walikota Manado, Jln Balaikota Tikala, Jumat (18/02/2022) pagi, dan disiarkan secara live streeming di akun Facebook Pemkot Manado.

“Pemerintah Kota Manado akan menjalankan kembali dana lansia,” ujarnya.

Menurut Walikota, pihaknya telah membahas dan mempertimbangkan terkait hal tersebut, dan rencananya akan diaktifkan kembali di pertengahan tahun 2022 ini.

“Dana lansia akan kita aktifkan lagi, rencananya pertengahan tahun ini mulai aktif,” ungkapnya.

Hanya saja, ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Dipastikan tidak semua lansia akan mendapatkan dana tersebut.

Khususnya lansia yang berusia 65-70 tahun, dan lansia yang tidak terdaftar di Data Terpadu Kemiskinan Sosial (DTKS) Pemkot Manado.

Diketahui, batasan usia lanjut usia (lansia) sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 adalah 65 tahun keatas. UU ini hasil revisi dari UU Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, dimana batasan usia lansia yakni 60 tahun.

Baca Juga:  Kurangi beban sampah kota dimulai dari rumah sendiri
  • Bagikan