Kecamatan Ratahan Timur tertinggi kasus DBD, Pasan dan Touluaan Selatan zero

  • Bagikan
Data kasus DBD dari Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara

RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mencatat Kecamatan Ratahan Timur merupakan wilayah yang paling banyak warganya terserang penyakit demam berdarah dangue atau DBD.

Sesuai data, dari 12 kecamatan yang ada, Ratahan Timur menyumbang 12 kasus DBD dari total 35 kasus. Sementara itu, untuk Kecamatan Pasan dan Touluaan Selatan hingga kini tidak ada kasus serupa alias zero DBD.

“Ini berdasarkan data yang kami rekap dari bulan Januari sampai Agustus 2022. Jumlah kasus DBD ada 35 dan 1 kasus meninggal dunia di wilayah Puskesmas Ratahan. Yang sudah di fogging ada 30 kasus,” ungkap Kepala Dinkes Mitra, dr Helny Ratuliu melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (14/9/2022).

Namun, dilihat dari data 13 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan, Ratuliu menerangkan, beberapa puskesmas diantaranya hingga saat ini tidak ada kasus demam berdarah yang terjadi.

“Untuk data per puskesmas yang belum ada kasus DBD ada 4 puskesmas, yaitu Puskesmas Towuntu Timur, Puskesmas Tambelang, Puskesmas Molompar Belang dan Puskesmas Ratatotok,” terang Ratuliu.

Namun demikian, ia pun meminta warga mewaspadai potensi penyebaran DBD. Ia juga mengajak masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sembari melakukan 3M plus yakni menguras, menutup dan mendaur ulang barang bekas yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti. (HENGLY)

Baca Juga:  PMD Mitra ingatkan para kumtua jangan lampaui kewenangan
  • Bagikan