Jelang HUT ke-58 Sulut, Wagub Steven Kandouw ziarah ke makam mantan Gubernur dan Wagub Sulut

  • Bagikan
Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw bersama sejumlah pejabat Pemprov Sulut melakukan ziarah ke makam mantan Gubernur almarhum SH Sarundajang di Kawangkoang, Selasa (20/9/2022).

Tondano, BERITASULUT.co.id – Jelang peringatan HUT ke-58 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan daerah, maka Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw melakukan ziarah ke makam mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut di sejumlah lokasi berbeda, Selasa (20/9/2022).

Ziarah dimulai dari makam Pahlawan Nasional GSSJ Sam Ratulangi di Tondano, dilanjutkan ke makam Gubernur Sinyo Harry Sarundajang di Kawangkoan, makam Gubernur Adolf Joke Sondakh di Kanonang, dan ke makam Wakil Gubernur Freddy Harry Sualang di Leilem.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ziarah yang dilakukan adalah suatu kewajiban Pemprov Sulut dalam menyambut HUT Provinsi Sulut sebagai wujud apresiasi terhadap kontribusi para pendahulu dalam membangun dan memajukan daerah Bumi Nyiur Melambai.

“Berziarah ke seluruh makam mantan gubernur dan mantan wakil gubernur adalah suatu wujud apresiasi, wujud pengakuan, bahwa tanpa mereka-mereka ini kita di Sulut tidak bisa seperti sekarang,” ucap Wagub Kandouw.

Ia pun berharap, seluruh torehan yang telah tercatat dalam sejarah oleh para pemimpin terdahulu di Provinsi Sulut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak dalam upaya bersama demi pembangunan daerah yang lebih baik kedepan.

“Mudah-mudahan menjadi inspirasi kepada kita semua dalam menjaga, mempertahankan dan meningkatkan capaian-capaian yang mereka sudah torehkan,” katanya.

Di hari yang sama, Pejabat Sekdaprov Sulut Praseno Hadi memimpin ziarah di tempat berbeda. Yakni makam Wakil Gubernur Achmad Nadjamudin di Tuminting, makam Gubernur Cornelis John Rantung di TMP Kairagi, dan makam Gubernur Hein Victor Worang di Tontalete.

“Harapannya, kegiatan ini menjadi cermin maupun pedoman bagi kita semua dalam melanjutkan kiprah yang telah mereka torehkan selama ini,” ujar Praseno.

Baca Juga:  Harus dilakukan, ini 4 penunjang jika ingin pariwisata Sulut maju

(bsc)

  • Bagikan