5. Dengan mulut, orang percaya memuliakan Tuhan. Dan mulut yang mengungkapkan tentang kemulian dan kebesaran kasih Allah bukan dipergunakan untuk bersaksi dusta, memfitnah, menghujat dan memutarbalikkan kebenaran.
Allah menghendaki bahwa setiap perkataan yang keluar dari mulut orang percaya senantiasa mendatangkan sukacita dan berkat serta damai sejahtera.
“karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita” (1Tes.2:4b)
PERTANYAAN UNTUK DISKUSI
1. Mengapa orang percaya harus hidup “Takut akan Allah?
2. Apa yang dipahami dengan “Nazar” menurut Pengkhotbah 5:3-4
3. Dalam hal apakah “mulut/perkataan” dapat membawa orang percaya jatuh ke dalam dosa?
4. Bagaimana cara orang percaya dapat membuktikan kesetiaan dan ketaatannya kepada Allah?
POKOK-POKOK DOA
1. Memohon Tuhan Allah meneguhkan dan mengokohkan perjuangan dan pengharapan iman agar tetap setia dan taat hidup Takut Akan Tuhan orang beriman.
2. Memohon agar supaya tidak jatuh ke dalam dosa oleh karena mulut/perkataan.
3. Memohon agar hikmat kiranya menuntun orang percaya melakukan yang benar di hadapan Tuhan.
(ddkg)















