RELIGI  

MTPJ GMIM 12-18 Februari 2023 : Jangan menghakimi supaya engkau tidak dihakimi

3. Memberi diri dan persembahan untuk pekerjaan Tuhan serta membantu orang lain adalah wujud nyata dari kasih kepada Tuhan Allah dan sesama.

Ukuran yang kita pakai untuk memberi akan juga dikenakan kepada kita. Contohnya ketika kita pakai ukuran liter untuk memberi dalam pelayanan dan bagi sesama, maka ukuran itu juga yang akan diterima.

Bukan hanya satu liter saja, melainkan “liter” itu isinya akan dipadatkan, digoncang bahkan sampai tumpah ke luar.

Demikianlah berkat yang akan dikembalikan Tuhan kepada orang yang memberi dengan tulus hati.

4. Menilai dan menghakimi orang lain menurut penilaian kita sendiri tentunya tidak etis dan melanggar perintah Tuhan. Ada orang seringkali terjebak pada situasi demikian.

Mengapa? Ada yang oleh cemburu, iri hati dan dengki menuduh atau menghakimi: “orang itu jahat, ia pembunuh, ia pemerkosa, ia yang mencuri, ia bodoh, tidak berpendidikan” atas dasar asumsi tanpa dasar dan bukti.

Inilah yang dimaksud melihat “selumbar” di mata orang lain, tetapi di matanya ada “balok”.

Kemungkinan menuduh karena sebenarnya dialah yang melakukan apa yang tidak pantas; mencaci maki orang lain, menfitnah, berbuat jahat dan lain sebagainya.

Firman Tuhan mengingatkan kita untuk lebih baik menguji diri dan memperbaiki perilaku, barulah memberikan teguran kepada orang lain supaya mereka juga boleh berubah ke arah yang lebih baik.