Pada masa itu, berkuasalah Kaisar Agustus yang bernama asli Gaius Oktavius. Masa pemerintahannya dari Tahun 27 sebelum Masehi sampai Tahun 14.
Wilayah kekuasaannya meliputi Eropa, Asia kecil, sebagian timur tengah sampai Afrika bagian utara.
Ketika kaisar menyampaikan titah pendaftaran penduduk untuk kepentingan pembayaran pajak maka semua warga harus patuh.
Saat itu wali negeri atau gubernur provinsi Siria adalah Kirenius. Jadilah Yusuf dan Maria menuju ke kotanya sendiri.
Ayat 4 mencatat: Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, – karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud.
Di sini Yusuf tidak hanya mendaftarkan dirinya sendiri tetapi juga Maria tunangannya.
Hal ini sebagai wujud kesetiaannya, sebagaimana terbukti ketika Maria harus bersalin dan Yusuf berusaha melakukan yang terbaik di tengah keadaan yang sulit.
Awalnya mereka mencari rumah penginapan namun tidak ada lagi kamar kosong. Sementara waktu persalinan sudah tiba. Mariapun melahirkan anak lelakinya yang sulung. Dimana?
Diceritakan Maria membungkus anaknya dengan lampin atau sehelai kain panjang, meletakkannya di sebuah palungan berisi jerami.
Kita pun tahu, tempatnya persalinan adalah sebuah kandang. Sebuah kandang untuk berlindung dari dinginnya malam.

















