Ardiles mengakui Sulut memang masuk rangking 2 indeks kerawanan pemilu (IKP) saat pemilu lalu.
“IKP Sulut rangking dua. Tapi berkat mitigasi, potensi-potensi bermasalah langsung kami antisipasi lewat kerja-kerja pengawasan sehingga saat pemilu lalu tidak terjadi gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban serta tahapan pemilu berjalan lancar, dan mudah-mudahan di pilkada kita lebih baik,” ujarnya.
“Saat ini kalau ada masalah, masyarakat proses sesuai aturan hukum, melapor ke bawaslu ataupun aparat. Kalau dulu, sering melakukan demo, berharap IKP Sulut turun peringkat,” pesan Ardiles.
(ika)


















