BITUNG  

Walikota Bitung Maurits Mantiri Bersama Forkopimda Amankan Pawai Takbiran Idul Adha 1445 H

Walikota Bitung Maurits Mantiri Bersama Forkopimda Amankan Pawai Takbiran Idul Adha 1445 Hijriah.

Kota Bitung baik masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan forkopimda mendapat apresiasi dari Presiden RI karena dengan cepat menangani persoalan.

“Itu semua tidak terlepas dengan kerja-kerja Forkopimda dan tokoh agama sebagai wujud kecintaan kepada kota Bitung,” ungkap Walikota Mantiri.

Sementara dalam kegiatan pawai takbiran Idul Adha ditegaskan Walikota, Mantiri adalah suatu wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP-PPK Kota Bitung, Rita Mantiri Tangkudung, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Rudy Theno, Kemenag, Ketua PHBI Arianto Kadir, Tokoh agama serta Kepala OPD di Pemkot Bitung.

Perlu diketahui, Walikota Bitung bertindak sebagai Inspektur di Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbiran Dan Sholat Idul Adha 1445 H tahun 2024 yang dilaksanakan di Lapangan kantor Walikota Bitung.

Walikota Bitung menyampaikan bahwa Apel ini merupakan bentuk kesiapan dalam rangka mengamankan kegiatan Malam Takbiran dan Sholat Idhul Adha 1445 H tahun 2024.

Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan perayaan hari raya Idul Adha 1445.

Pawai takbiran Idhul Adha 1445 H tahun 2024 di Kota Bitung yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bitung, memerlukan kehadiran kita semua selaku aparat Negara serta stakeholder terkait,demi menjaga kelancaranjalannya kegiatan ini.

Walikota Bitung juga menyampaikan demi kelancaran kegiatan yang akan dilaksanakan ini, selaku aparat negara serta stakeholder terkait, ada beberapa hal yang perlu dipedomani dalam kegiatan pengamanan kali ini.

Yaitu melaksankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan tulus iklas dan penuh rasa tanggung jawa; selalu memperhatikan keselamatan diri dan masyarakat dalam menjalankan tugas, merespon secara cepat bila ada peristiwa atau kejadian yang mengganggu jalannya kegiatan; melaksanakan secara proaktif dan selalu berkoordinasi dengan mengedepankan sinergitas dan harmonisasi dengan seluruh elemen masyarakat; memberikan himbauan kepada peserta pawai untuk tidak melanggar hukum, membahayakan diri sendiri ataupun oran lain seperti tidak menggunakan helm, naik ke atas kap mobil, dan kebut kebutan disaat pawai.

“Tetap semangat dan laksanakan tugas semaksimal mungkin, percaya Tuhan yang maha Esa Selalu beserta kita sekalian,” pesan Walikota.

(BTG)