Kata “memperlengkapi” (Yun. katartismon) berarti mempersiapkan, memperbaiki, atau memulihkan.
Memperlengkapi artinya membuat seseorang mampu atau memadai untuk melakukan pekerjaan pelayanan.
Jadi, fungsi para pelayan dalam gereja adalah mempersiapkan anggota gereja memiliki kemampuan dasar untuk pekerjaan pelayanan bagi pembangunan tubuh Yesus Kristus.
Tujuan akhir yang ingin dicapai dalam pembangunan gereja (tubuh Yesus Kristus) adalah:
Pertama, kesatuan iman; di mana tubuh Yesus Kristus dibangun untuk mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Yesus Kristus (ay.13a).
Kedua, kedewasaan penuh; diharapkan anggota-anggota tubuh Yesus Kristus bertumbuh dewasa baik sebagai individu maupun komunitas, sampai kepada kepenuhan Yesus Kristus (ay.13b).
Kedewasaan penuh menjadikan anggota gereja tidak akan mudah diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran dan tidak akan disesatkan oleh kelicikan manusia tapi dapat bertumbuh dan teguh berpegang pada kebenaran di dalam kasih.
Orang percaya yang dewasa adalah mereka yang hidup dalam kebenaran Yesus Kristus dan memberitakan kebenaran tersebut dengan kasih sehingga bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus yang adalah Kepala.
Ayat 16, kata “daripada-Nyalah”, menegaskan bahwa kesatuan dan pertumbuhan bersumber dari Yesus Kristus.
Peran sentral Yesus Kristus dalam pertumbuhan tujuannya: rapi tersusun dan terikat menjadi satu.
















