Makna dan Implikasi Firman
1. Tahun yang baru ibarat fase dan era baru yang akan dijalani lagi oleh kita sebagai orang percaya pasti diperhadapkan dengan pilihan-pilihan hidup. Disadari pula bahwa setiap pilihan pasti mempunyai konsekuensi.
Sebagaimana orang Israel yang akan masuk dan menduduki tanah perjanjian diingatkan Musa untuk memilih kehidupan dengan jalan mengasihi Tuhan Allah, mendengar perintah-Nya dan berpaut kepada-Nya maka umat akan menikmati berkat di tanah perjanjian itu.
Demikian pula kita menjalani hidup di tahun yang baru ini agar memilih kehidupan yang setia kepada Tuhan Allah.
2. Situasi dan kondisi apapun hidup yang kita jalani, hidup kita ada dalam pilihan berkat atau kutuk.
Orang percaya diingatkan bahwa dalam keadaan apapun kita dan anak-anak kita harus hidup setia dan mendengarkan perintah Tuhan bukanlah sebuah pilihan tetapi harus menjadi ciri utama dalam hidup kita.
Mengasihi Tuhan Allah, mendengar suara-Nya dan berpaut kepada-Nya adalah tuntutan hidup orang percaya sehingga hidup dan berkat senantiasa menjadi milik kita dan keturunan kita.
3. Keadaan baik ataupun kemakmuran yang dialami dalam hidup orang percaya berpotensi untuk hidup meninggalkan Tuhan Allah dan tidak lagi mengasihi Dia.
Firman Tuhan bacaan kita ini mengingatkan agar kita tidak akan berpaling kepada allah lain. Di manapun dan dalam keadaan apapun yang dialami, kita dan keluarga kiranya tetap mengasihi Tuhan Allah.













