RATAHAN, BERITASULUT.co.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra), melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) melaksanakan Kampanye Stop Kekerasan Terhadap Perempuan.
Kepala Bidang Partisipasi Masyarakat DP3A Mitra, Masje Rotulung menyampaikan, pelaksanaan ini merupakan kampanye internasional untuk mendorong upaya-upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan di seluruh dunia, terlebih khusus di Kabupaten Minahasa Tenggara.
“Kami mengadakan kampaye ini untuk memberikan kesadaran dan edukasi kepada masyarakat agar setiap perempuan dan anak dapat terpenuhi haknya dan terlindungi dari segala macam bentuk kekerasan baik fisik, psikis, seksual, penelantaran dan verbal,” tukas Rotulung.
Mewakili Kepala DP3A Mitra, Sherly Rompas, Sekretaris Dinas Olfie Lengkey mengimbau kepada semua pihak untuk STOP Kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sebab hal ini tentu menjadi perhatian bersama baik pemerintah, masyarakat maupun unsur organisasi lembaga lainnya.
“Untuk itu, mari bersama-sama menyuarakan kepada masyarakat bahwa perempuan dan anak itu mempunyai hak untuk dapat dilindungi. Melalui kegiatan kampanye ini, kita mengajak para perempuan untuk selalu memproteksi diri. Selain itu, berani speak up serta menjadi pelopor dan pelapor jika didapati, didengar dan dilihat adanya tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak,” imbau Lengkey.
Lengkey pun menekankan agar bersama-sama mengupayakan pencegahan, edukasi maupun juga memberikan layanan terhadap mereka yang menjadi korban kekerasan. Menurutnya lagi, menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak membutuhkan kesadaran dan antisipasi yang dimulai dari diri masing-masing, keluarga maupun lingkungan sekitar.
Diketahui, kegiatan yang dibuka Asisten I, Jani Rolos tersebut, dilaksanakan di kawasan wisata Kawiwi, Ratahan, Kamis (30/11/2023) pekan lalu dan menghadirkan Kepala Bidang Data, Informasi Gender dan Anak Dinas P3AD Sulut, Jimi Pinangkaan, sebagai narasumber. (HENGLY)







