RELIGI  

MTPJ GMIM 4-10 April 2021: Beritakan, Yesus Bangkit!

Kunjungan para perempuan ini jelas bukan karena mengharapkan kebangkitan Yesus atau hendak melihat kubur yang kosong, tetapi untuk melakukan ritual yang biasa dilakukan oleh orang Yahudi dalam menghormati orang yang sudah meninggal, yakni mengoleskan rempah-rempah pada jenazah.

Berbeda dengan Markus yang menunjukkan bahwa para perempuan tersebut berdebat di perjalanan tentang siapa yang akan menggulingkan batu dari Pintu kubur (Markus. 16:3), Lukas dengan sederhana langsung menceritakan apa yang membuat para perempuan tersebut bingung atau termangu-mangu (bahasa Yunani aporeisthai).

Para perempuan tersebut mendapati bahwa batu sudah terguling dari kubur itu dan mayat Yesus tidak ada di dalamnya (ayat. 2-3). Dalam keadaan demikian, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian berkilau-kalauan (ayat. 4). Dua orang yang dimaksud Lukas jelaslah menunjuk pada malaikat.

Di sepanjang Injil Lukas (juga Kisah Para Rasul), penampakan sorgawi selalu dikaitkan dengan sesuatu yang terang dan berkilau-kilauan (9:29; 10:18; Kisah Para Rasul. 9:3; 22:6). Lukas menegaskan hal ini dalam ayat 23 dengan kalimat yang eksplisit, “malaikat-malaikat.”

Kepada para perempuan yang ketakutan tersebut, kedua malaikat memberitakan kabar besar tentang kebangkitan Yesus, “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.” (bahasa Yunani egerthe).