Parpol diluar itu harus dilakukan verifikasi faktual termasuk untuk parpol baru, calon peserta pemilu 2024.
Pemberlakuan syarat yang tidak adil akan menjadi tantangan berat bagi parpol baru. Bagaikan perlombaan lari maraton, peserta lomba tidak berada dalam posisi start yang sama, melainkan ada 9 pelari yang ditempatkan di bagian depan dekat posisi finis.
Mereka tidak perlu berlari sekuat tenaga, tinggal memastikan agar posisi mereka tidak terkejar. Sebelum pistol start aba-aba dibunyikan sudah dapat ditebak siapa pemenang dan menjadi penghuni di parlemen nanti.
Para pelari ini tentu sangat diuntungkan, maklum aktor-aktor dalam institusi yang membuat kebijakan ini sebagian produk dari mereka.
Menjadi parpol baru tidak semudah yang dibayangkan para pendirinya. Bukan hanya sulit bagaimana memenuhi ketentuan syarat pendirian parpol sebagaimana UU Pemilu, namun tantangan yang tidak kalah berat adalah bagaimana parpol baru bisa berkompetisi dengan parpol-parpol lama yang telah lebih dahulu eksis untuk mendapatkan suara 4 persen agar diikutsertakan dalam penghitungan suara kursi parlemen.









