MTPJ GMIM 12-18 September 2021: Konsekuensi mengikut Yesus

  • Bagikan

Di tepi danau itulah, Yesus memilih dan memanggil murid-murid-Nya. Bukan pergi ke istana (orang-orang yang punya kuasa) atau ke Yerusalem (para imam kepala dan tua-tua), tetapi ke danau Galilea suatu daerah terpencil dan terpinggirkan.

Negeri orang terbuang, di mana kemurnian iman Yahudi dan kekafiran bangsa lain saling bercampuran. Jelas bahwa Kristus tidak melihat seperti cara manusia melihat.

Kepada mereka, nelayan-nelayan Galilea, yang sementara sibuk bekerja, sang Mesias hadir dan menyapa: “Mari Ikutlah Aku”. Sebuah kalimat singkat, namun mampu mengubah hidup para nelayan di danau Galilea.

Apa maksud ajakan ini? Di ayat 19 kata ikutlah digunakan kata-kata “deute opisoo mou”, yang berarti marilah di belakang-Ku. Jadi ajakan Tuhan Yesus mempunyai arti khusus: “Mari berjalanlah di belakang-Ku”. Arti berjalan dibelakang mau menunjuk pada keteladanan seorang murid kepada Gurunya.

Hidup seseorang akan berubah dan perubahan itu tergantung dari siapa yang kita ikuti. Dengan mengikuti Yesus, mau tidak mau kita akan berubah.

Baca Juga:  MTPJ GMIM 5-11 Juli 2020: Hargai dan topanglah mereka yang bekerja keras untuk kebaikan
  • Bagikan