Jakarta, BERITA SULUT – Seiring dengan membaiknya kondisi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia, beberapa daerah sudah mulai dan akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau sekolah tatap muka.
Sayangnya, di tengah pelaksanaan PTM terjadi beberapa kasus klaster Covid-19 di sekolah. Yang akhirnya PTM di beberapa sekolah terpaksa dihentikan sementara.
Memang selalu ada risiko kasus baru di tengah pandemi Covid-19 yang belum tuntas sepenuhnya. Terlebih lagi jika ada beberapa kondisi yang memicu penularan Covid-19.
Di sekolah yang mengadakan PTM misalnya, meski sudah dianjurkan untuk melakukan protokol kesehatan, namun pada kenyataannya masih ada kelengahan yang terjadi.
Seperti ada yang masih ada guru dan juga siswa tidak memakai masker saat proses belajar mengajar. Selain itu juga banyak siswa yang masih berkumpul tanpa ada jaga jarak.
Terlebih lagi untuk siswa jenjang SD (Sekolah Dasar), Taman Kanak-Kanan (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum diberikan vaksinasi. Ini lantaran belum tersedia vaksinasi untuk anak di bawah 12 tahun.
















